ada seorang penyair yang pernah bilang seperti indang,”cinta itu adalah rasa gatal di sanubari, yang tidak mungkin bisa kau garuk…”
tp mina ga stuju sama perkataan aneh seperti itu…
kata2 yang anueh…
kalo cinta tu berarti adalah rasa gatal, pasti orang kaya mina bisa gudikan sanubarinya… soalnya, mina itu adalah seorang pecinta…yang presentasi jatuh cintanya sama dengan patah hatinya (Hah!)…
lah, kaga useh kaget gitu kali bu,mina tuh jatuh cinta sebanyak mina ptah hati…
dan emang bener yah Virus Merah Jambu, atau bahasa gaulnya VMJ,(virus jatuh cinta) memang ganas tie…
bikin kaga napsu makan…makan bakso terasa asem, makan asem terasa bakso…(Weleh…)
begitulah VMJ,,,pokoknya bikin hari-hari pennuuuh…keanehan.
dan saat ini, dengan kesadaran penuh menulis blog aneh ini, ( yang juga termasuk dalam keanehan pasca kena VMJ)…mina akan menceritakan sebuah kisah yang memilukan tentang seorang bidadari yang terlukah (0uwouwouw,,,)
berawal dari syuro’ suatu acara yang di adakan oleh suatu organisasi yang mina ikuti di luar kampus…
EHem…
dengan sehelai hijab tipis yang menghubungkan percakapan antara ikhwan dan akhwat, terdengar suara tegas yang berbicara, memberi pendapat. bulu kuduk berdiri, jantung berdetak, waktu seakan berhenti berputar ( Afwan, hanya dramatisasi, kajadian aslinya sih ga kaya gituh)
suara milik siapakah ini? bicaranya lugas, gampang di mengerti, tata bahasanya sopan…Ouw…
pas mina cari tahu, ter…ter…ternyata pemilik suara tersebut adalah bang memet (afwan, nama di samarkan agar tidak terjadi ke ge-eran sementara).
mina kenal banget sama bang memet, beliau tu kan aktif di organisasi ini, itu, sering orasi, yang rumahnya di belakang kebon Haji Marjuki, yang sering di perbincangkan sama ibu2 majelis taklim,pinter manjat pohon rambutan, trus suka maen bola di lapangan sekolahan (jadi pemaen gelandangan), yang waktu lebaran haji kemaren jadi nominator penyembelih terbaik…
jlebb!!… mina terpanah, dan terjangkit VMJ, gara2 kekagman yang over dosis terhadap bang memet.
dan semuanya berubah menjadi lebih indah, lebih cerah, dan lebih tebar pesona… puisi cinta bertebaran, lebih sering senyum, lebih sering ke sekretariat…dunia menjadi hangat, dan indah…
sampai2 lupa sama pemilik cinta abadi….
sampai2 menduakan cinta hakiki dngan cinta yang semu….
sampai2…
pada suatu pagi yang cerah, matahari tesenyum menyambut bidadari yang sedang melenggang masuk menuju sekretariat akhwat, menyapa semua akhwat dengan kasih sayang ukhuwah, sampai akhirnya matanya tertuju pada amplop kuning yang wangi, yang di tulis di cover depannya,” kepada:kom. akhwat di tempat.”
ups, ternyata surat tersebut adalah surat undangan, alhamdulillah, akan ada pasangan yang akan menyempurnakan rukun Alloh, semoga Alloh meridhoi mereka…
bidadari itupun membuka sampul undangan dan mlihat pasangan yang akan menikah tersebut.
jegger, jegger…petir menyambar di pagi hari yang cerah itu ( sekali lagi, ini hanyalah dramatisasi belaka), bidadari itu terkesima sesaat, melihat nama yang tertera di dalam undangan tersebut…
Memet Karomet….
bang…bang…bang memet…. kawin???!!!ti…ti…tidddaaakkk….
saat itu seakan dunia runtuh, matahari menyengat mematikan,,
mata bidadari itu berkaca2, pedih…
kejamnya cinta…
tapi sedetik kemudian bidadari itu pun mulai bersikap normal kembali, walaupun sebenarnya hatinya suakiiit buangged.
bidadari yang terluka tersebut adalah mina…
teganya cinta… mencampakkan diriku begitu saja…
puisi2 patahati pun kembli bertebaran, menghabiskan berim2 kertas (padahal tuh kertas buat tugas paper n laporan praktek keahlian…T_T…)
kamar pun banjir selalu,…bukan, bukan banjir air mata, tapi banjir caci maki tetangga kiri kanan gara2 kelebaian mina..( seperti, suka deklamasi puisi2 gajebo tiap selesai shalat subuh, nyetel lagu2 alternatif rock yng aneh)
huagh….
pokoknya mah, efek patahhati…
nyakitin bangettt….
bang memet….tega nian dikau….
tpi untungnya Alloh ga membiarkan mina terus menerus terpuruk dalam derita…
jiahhhh….
Alloh love me sangat….
makanya mina bisa kuat, bangit dan bisa tersenyum kembali.
melupakan cinta itu memang susah, tapi kalo kita mau berusaha dan berdo’a pasti bisa… asal semangat aja…
sminggu pun berlalu.
mina mulai membenahi diri,
mulai mencintai The One di atas segalanya.
dan udahmulai meyakini kalo Alloh udah pasti menyiapkan satu sosok tercinta buat mina… di suatu waktu dan di suatu tempat, yang ga kalah beharganya, yang bisa mina kagumi kembali, karena Alloh…
mina percaya hal itu…
coz mina adalah milik Alloh, mina pasrah dengan ketetapan Alloh…
hhhh…..
sahabat….
kalo jodoh mah, atuh ga akan ketuket kan?
ting!
(^_~)